Cara
yang pertama
1. Buka Run pada windows atau tekan Windows +
R pada keyboard
2. Isikan pada field yang kosong dengan
regedit kemudian enter
3. Cari
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\
StorageDevicePolicies(kemungkinan di beberapa OS tidak dijumpai
StorageDevicePolicies)
4. Pada sisi sebelah kanan akan ada DWORD
bernama WriteProtect. Klik 2x pada DWORD tersebut dan ubah value-nya dengan 0
5. Klik OK kemudian restart komputer.
Cara
yang kedua
1. Buka Command Prompt Windows dengan cara buka
run dan isi dengan cmd dan ketik CHKDSK /F Drive letter: (contoh apabila
flashdisk berada di drive G maka chkdsk /f g:)
2. Setelah selesai, coba untuk membuat folder
baru pada Flash Disk tersebut, apabila berhasil, maka folder baru tersebut akan
tersimpan di flashdisk walaupun flashdisk tersebut tidak tersambung pada
komputer sekalipun.
3. Apabila masih gagal, coba ulangi format
dengan perintah Format Drive letter: (contoh apabila flashdisk berada di drive
G maka format g:)
4. Atau dapat dilakukan melalui Computer
Management dan lihat volume drive flash disk yang akan diformat, kemudian
format. Bila masih error, coba restart komputer.
Cara
yang ketiga
1. Buka windows Explorer, Klik kanan pada
Drive Flash disk yang write protected kemudian klik “eject”,
2. Cabut Flash disk tersebut tanpa Safely
remove,
3. Pasang kembali Flash Disk tersebut.
Apabila Flashdisk masih write protected,
ulangi langkah 1-3, (kadang cukup sekali, kadang beberapa kali bahkan puluhan
kali lebih)
Posting Komentar